▴Hakordia▴
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakorwil & Katalis P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah
- BPKPAD Lakukan Pemantauan dan Pengawasan Transaksi Non Tunai Retribusi Pasar melalui QRIS
- BPKPAD Purworejo Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi untuk Seluruh ASN Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pembayaran TPG, TKG dan Tambahan Penghasilan Guru Semester II 2025
- Pengelola Arsip BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Rakor Kearsipan Tahun 2026
- BPKPAD Laksanakan Program Taksiku di Grabag, Percepat Penyaluran Dana Transfer Desa
RAKORPUSDA P2DD Tahun 2025: Penguatan Sinergi untuk Percepatan Digitalisasi Daerah

Kabupaten Purworejo menghadiri Rapat Koordinasi Pusat Daerah (RAKORPUSDA) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, pada Senin, 1 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut amanat Pasal 11 Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 402 Tahun 2025 tentang Keanggotaan, Tugas, dan Mekanisme Kerja Pelaksana dan Sekretariat Satgas P2DD, serta bertujuan menyepakati langkah-langkah strategis setelah pelaksanaan Rakornas P2DD 2025.
Dalam forum tersebut, Rakorpusda mengelaborasi berbagai arahan Rakornas P2DD 2025, antara lain:
Peningkatan local tax ratio melalui optimalisasi pendapatan tanpa menambah beban masyarakat, termasuk melalui peningkatan literasi, pemberian insentif, peningkatan kualitas layanan publik, dan perbaikan basis data.
Percepatan realisasi serta peningkatan ketepatan belanja APBD.
Penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Pengarusutamaan kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai mitra strategis dalam implementasi digitalisasi.
Ke depan, sinergi antara Satgas P2DD dan TP2DD akan terus diperkuat untuk mendorong efektivitas kebijakan dalam mempercepat kemandirian ekonomi daerah dan mencapai target pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut meliputi penyediaan dan perluasan kanal digital, peningkatan kualitas layanan sinyal/jaringan, penguatan keamanan dan ketersediaan produk layanan BPD, integrasi sistem pengelolaan keuangan pusat dan daerah, peningkatan local tax ratio, serta optimalisasi peran lembaga keuangan dalam digitalisasi sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah juga menjadi fokus, khususnya terkait keandalan, interoperabilitas, integrasi, dan keamanan sistem. Sinergi pemanfaatan basis data pusat dan daerah terus didorong, termasuk pemutakhiran data Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pada agenda tersebut turut diumumkan Championship TP2DD 2025, yang meliputi kategori TP2DD Terbaik, Program Unggulan Terbaik kategori umum dan tematik (Ketersediaan Layanan Sinyal/Jaringan, Peningkatan Layanan PKB, Layanan SIPD, dan Layanan Sistem Pembayaran), BPD terbaik dalam mendukung kebijakan P2DD, serta Rookie of The Year. Para pemenang akan direkomendasikan untuk memperoleh tambahan Insentif Fiskal Tahun 2026
.png)


