▴Hakordia▴
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS kepada Seluruh Karyawan
- BPKPAD dan DPPPAPMD Gelar “Taksiku” di Kecamatan Kemiri untuk Percepatan Pencairan Dana Transfer Desa
- Sinergi Pelayanan Publik, Pemkab Purworejo Resmi Hibahkan Tanah untuk Kantor Imigrasi
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakorwil & Katalis P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah
- BPKPAD Lakukan Pemantauan dan Pengawasan Transaksi Non Tunai Retribusi Pasar melalui QRIS
- BPKPAD Purworejo Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi untuk Seluruh ASN Tahun 2026
BPKPAD Lakukan Pemantauan dan Pengawasan Transaksi Non Tunai Retribusi Pasar melalui QRIS

Purworejo, 9 Februari 2026 – BPKPAD Kabupaten Purworejo bersama Tim Gabungan dari Bank Jateng Cabang Purworejo dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DINKUKMP) melaksanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi transaksi non tunai retribusi pasar di wilayah Purworejo, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan pembayaran retribusi pasar melalui QRIS, dan menjadi peninjauan lapangan pertama sejak program QRIS retribusi pasar resmi diluncurkan pada akhir tahun 2025.
Dalam pelaksanaan pemantauan tersebut, tim juga memberikan sosialisasi pembayaran retribusi pasar secara mandiri menggunakan aplikasi Smart Billing Bank Jateng. Aplikasi ini menyediakan informasi jumlah tagihan retribusi sekaligus menampilkan barcode QR yang dapat dibayarkan melalui berbagai kanal pembayaran digital, seperti mobile banking, internet banking, maupun dompet digital (e-wallet).
Inovasi pembayaran digital ini mendapat sambutan positif dan antusias dari para pedagang pasar karena dinilai lebih praktis, transparan, dan memudahkan proses transaksi.
BPKPAD menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala guna memastikan implementasi transaksi non tunai retribusi pasar berjalan optimal serta tidak mengalami kendala di lapangan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah.
.png)


