- BPKPAD Menerima Naskah Hasil Reviu Realisasi DAU Kelurahan Tahap I TA 2026
- Apel Pagi BPKPAD Tekankan Pentingnya Kinerja dalam Pemetaan Manajemen Talenta
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Percepat Pelaksanaan Anggaran Perubahan Tahun 2026
- ASN BPKPAD Kabupaten Purworejo mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026
- Pemkab Purworejo Persiapkan Sosialisasi Optimalisasi CMS Desa
- BPKPAD Lakukan Pengawasan Pengangkutan Material Bongkaran di SMP Negeri 10 Purworejo
- BPKPAD Lakukan Pengukuran Tanah untuk Penentuan Batas SMP Negeri 28 dan SMK Negeri 6 Purworejo
- BPKPAD Monitoring Pengambilan Material Bongkaran di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 1 Purworejo
- Aktivasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Gelombang II bersama Bank Jateng
- BPKPAD Bahas Pedoman Penyusunan SHSPD untuk SSH dan SBU Tahun 2028
BPKPAD Dampingi Desa dalam Pengajuan Bankeu Peningkatan Sarpras Tahun Anggaran 2025

Purworejo – Senin, 15 September 2025, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perencanaan Anggaran Daerah melaksanakan pendampingan langsung ke desa-desa penerima Bantuan Keuangan (Bankeu) peningkatan sarana dan prasarana Desa Tahun Anggaran 2025.
Pendampingan ini dilakukan ke 11 desa, yaitu Desa Bulus (Gebang), Desa Kemadulor (Kutoarjo), Desa Kaligesing (Kutoarjo), Desa Pakisarum (Bruno), Desa Pakem (Gebang), Desa Redin (Gebang), Desa Sukowuwuh (Bener), Desa Ketosari (Bener), Desa Kaliboto (Bener), Desa Kebongunung (Loano), dan Desa Semono (Bagelen).
Dalam kegiatan tersebut, BPKPAD menyerahkan hasil koreksi atas berkas permohonan dari desa, mendampingi perbaikan revisi, serta melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana kegiatan. Langkah ini diambil untuk memastikan dokumen yang diajukan sesuai dengan ketentuan serta dapat segera diproses lebih lanjut.
Melalui pendampingan ini, diharapkan proses pengajuan bantuan keuangan desa dapat berjalan lebih mudah, lancar, dan cepat. Dengan demikian, pencairan Bankeu peningkatan sarana dan prasarana Desa Tahun Anggaran 2025 bisa segera direalisasikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat desa.
.png)


