▴Hakordia▴
- Arsiparis BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Pembekalan Sertifikasi SDM Kearsipan Secara Daring
- BPKPAD Purworejo Ikuti Sosialisasi Penerapan Fitur Kinerja Harian pada Layanan e-Kinerja BKN
- ASN Peduli Guyub Rukun Salurkan Beras untuk Warga Purworejo
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS kepada Seluruh Karyawan
- BPKPAD dan DPPPAPMD Gelar “Taksiku” di Kecamatan Kemiri untuk Percepatan Pencairan Dana Transfer Desa
- Sinergi Pelayanan Publik, Pemkab Purworejo Resmi Hibahkan Tanah untuk Kantor Imigrasi
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
Pemkab Purworejo Luncurkan Pembayaran Retribusi Daerah Menggunakan QRIS

Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran implementasi pembayaran retribusi daerah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Launching pembayaran retribusi berbasis QRIS dilaksanakan di Halaman Museum Tosan Aji, Purworejo, pada Rabu (17/12/2025), dan secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Bank Jateng.
QRIS diterapkan untuk pembayaran retribusi pariwisata dan olahraga, retribusi parkir, serta retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas se-Kabupaten Purworejo. Dengan sistem pembayaran non-tunai tersebut, masyarakat dapat melakukan transaksi secara lebih mudah, cepat, dan aman.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa implementasi QRIS merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, sistem pembayaran digital tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
“Melalui penerapan QRIS, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan efisien, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan daerah,” ujarnya.
Dengan diluncurkannya pembayaran retribusi menggunakan QRIS ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai, sejalan dengan upaya transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
.png)


