- BPKPAD mengajukan Keputusan Bupati Purworejo mengenai Penetapan Rekening Penampungan Dana Pelaksanaan Kegiatan Penemuan Kasus Tuberkulosis Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis melalui Swakelola Tipe II d
- BPKPAD Purworejo Hadiri Diseminasi Pedoman MCSP-RBS 2026
- BPKPAD Purworejo Ikuti Diseminasi MCSP-RBS KPK 2026
- BPKPAD Buka Loket Pelayanan Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- Intensifikasi PBB dan Pembukaan Loket Pembayaran di Kecamatan Pituruh
- BPKPAD Ikuti Program ANRI Melayani, Bahas Fitur Terbaru Aplikasi SRIKANDI Versi 3.1
- BPKPAD Purworejo Tinjau Kondisi Sumur JIAT di Sejumlah Wilayah
- BPKPAD Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Administrator VPSO PKB Tingkat Kecamatan
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
Pemkab Purworejo Luncurkan Pembayaran Retribusi Daerah Menggunakan QRIS

Purworejo – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mendorong percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran implementasi pembayaran retribusi daerah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Launching pembayaran retribusi berbasis QRIS dilaksanakan di Halaman Museum Tosan Aji, Purworejo, pada Rabu (17/12/2025), dan secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Bank Jateng.
QRIS diterapkan untuk pembayaran retribusi pariwisata dan olahraga, retribusi parkir, serta retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas se-Kabupaten Purworejo. Dengan sistem pembayaran non-tunai tersebut, masyarakat dapat melakukan transaksi secara lebih mudah, cepat, dan aman.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa implementasi QRIS merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, sistem pembayaran digital tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.
“Melalui penerapan QRIS, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan efisien, sekaligus mendorong optimalisasi penerimaan daerah,” ujarnya.
Dengan diluncurkannya pembayaran retribusi menggunakan QRIS ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai, sejalan dengan upaya transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
.png)


