▴Hakordia▴
- ASN Peduli Guyub Rukun Salurkan Beras untuk Warga Purworejo
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS kepada Seluruh Karyawan
- BPKPAD dan DPPPAPMD Gelar “Taksiku” di Kecamatan Kemiri untuk Percepatan Pencairan Dana Transfer Desa
- Sinergi Pelayanan Publik, Pemkab Purworejo Resmi Hibahkan Tanah untuk Kantor Imigrasi
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakorwil & Katalis P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah
- BPKPAD Lakukan Pemantauan dan Pengawasan Transaksi Non Tunai Retribusi Pasar melalui QRIS
Kepala BPKPAD Tekankan Disiplin dan Sinergi dalam Apel Pagi

Purworejo, 6 Oktober 2025 – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (6/10) di halaman kantor Bupati. Apel dipimpin langsung oleh Kepala BPKPAD, Hadi Sadsila, S.P., M.M., dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan BPKPAD.
Dalam arahannya, Kepala BPKPAD menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah mengikuti apel pagi dengan tertib. Ia menegaskan bahwa apel pagi bukan hanya rutinitas, melainkan wujud kedisiplinan dan tanggung jawab ASN terhadap tugas dan kewajibannya.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh pegawai tidak meninggalkan kantor selama jam kerja tanpa alasan yang sah. Disiplin waktu dan kehadiran menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan kinerja organisasi yang efektif.
Terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, Kepala BPKPAD menekankan pentingnya sinergi antarbidang agar penyusunan laporan dapat berjalan lancar dan memperoleh opini sesuai dengan harapan bersama. Ia juga menyoroti beberapa kegiatan yang progresnya masih rendah dan meminta agar segera dipercepat mengingat tahun anggaran 2025 akan segera berakhir.
Pada bidang pendapatan, Kepala BPKPAD meminta agar seluruh target pendapatan segera direviu dan dioptimalkan pencapaiannya. “Setelah kita menetapkan target, maka menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan target itu tercapai. Masih ada waktu, segera diselesaikan,” pesannya.
Sementara itu, pada bidang Barang Milik Daerah (BMD), beliau memberikan apresiasi atas keberhasilan dalam pelaksanaan proses pelelangan. Namun, ia menegaskan bahwa penataan dan sertifikasi aset tanah harus terus dilanjutkan karena capaian saat ini masih perlu ditingkatkan.
Menutup arahannya, Kepala BPKPAD kembali mengingatkan seluruh ASN agar menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). “Akar korupsi adalah gratifikasi. Sekecil apapun bentuknya, harus dilaporkan. Mari kita jaga integritas dan profesionalisme dalam bekerja,” tegasnya.
Apel pagi ditutup dengan doa bersama dan harapan agar hasil evaluasi di tahun 2025 dapat menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan program dan kegiatan BPKPAD di tahun 2026 mendatang.
.png)


