- BPKPAD Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Administrator VPSO PKB Tingkat Kecamatan
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
- Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bulan Juli Tahun Anggaran 2026
- BPKPAD Ikuti Apel Pagi Gabungan dan Penyerahan Hadiah Fun Games HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026
- REKONSILIASI BENDA BERHARGA/KARCIS BULAN JUNI 2026
- BPKPAD PURWOREJO DAN BANK JATENG LAKUKAN PENYEMPURNAAN INTEGRASI BILLING CENTER UNTUK PEMBAYARAN RETRIBUSI DAERAH
- APEL PAGI ASN BPKPAD, INGATKAN PENTINGNYA MENOLAK GRATIFIKASI DAN MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA
- rapat koordinasi terkait integrasi e-BLUD antara BPKPAD, Dinas Kesehatan, Bank Jateng Cabang Purworejo, Bank Jateng Kantor Pusat, dan LPPSP
Evaluasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Purworejo

Evaluasi Pendapatan Asli Daerah
Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Ruang Otonom Sekretariat Daerah .
Rapat evaluasi pendapatan daerah tersebut dipimpin oleh Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, S.P., M.M., dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja penerimaan daerah.
Dalam kegiatan evaluasi ini dipaparkan realisasi pendapatan yang telah dicapai dibandingkan dengan target pendapatan tahun anggaran 2025. Pemaparan dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Bagi OPD yang belum mencapai target pendapatan, diminta untuk menyampaikan alasan dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, baik yang bersifat teknis, regulatif, maupun akibat faktor eksternal lainnya. Selain itu, OPD terkait juga menyampaikan strategi serta langkah konkret yang akan dilaksanakan guna meningkatkan capaian pendapatan pada tahun anggaran berikutnya.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi forum refleksi dan perbaikan bersama, sekaligus mendorong optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah melalui inovasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan koordinasi antar perangkat daerah.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan imbauan agar seluruh OPD mendukung dan mengoptimalkan transaksi non-tunai menggunakan QRIS sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem pembayaran dan peningkatan transparansi pendapatan daerah.
.png)


