▴Hakordia▴
- Pengelola Arsip BPKPAD Purworejo Masuk 6 Besar Lomba Pengelola Arsip Teladan Tingkat Kabupaten Tahun 2026
- RAPAT PEMAPARAN HASIL PENILAIAN TANAH UNTUK PENYERTAAN MODAL GRHA HUSADA MEDIKA
- PEMBUKAAN TABUNGAN PBB 2026 DI DESA TANGKISAN PERMUDAH WAJIB PAJAK
- Literasi Digitalisasi APBD: Pemanfaatan QRIS untuk Pembayaran Retribusi di Pasar Purworejo
- Rapat Evaluasi Pengendalian PKB dan Opsen PKB Triwulan I Tahun 2026 dan Rencana Kerja Triwulan II Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo dan KPP Pratama Kebumen Perkuat Koordinasi OP4D
- Rekonsiliasi Pendapatan Daerah bagian bulan April Tahun Anggaran 2026
- APEL PAGI SEKRETARIAT BPKPAD TEKANKAN FOKUS LAPORAN KEUANGAN DAN PENDAMPINGAN DESA MISKIN
- Optimalkan Penyusunan Anggaran, BPKPAD Purworejo dan BKAD Halmahera Utara Gelar Studi Komparatif
- BPKPAD Melaksanakan Rapat Pembahasan Standar Satuan Harga (SSH) Tahun 2026 dan 2027
BPKPAD Purworejo Studi Tiru Persiapan Penyusunan LKPD Melalui Aplikasi SIPD ke Kabupaten Magelang

Magelang, 17 September 2025 – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan studi tiru ke BPPKAD Kabupaten Magelang dalam rangka persiapan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 melalui aplikasi SIPD.
Rombongan BPKPAD Purworejo terdiri dari Bidang Akuntansi dan Pelaporan Daerah, Bidang Pendapatan Daerah, serta Bidang Anggaran. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kabid Akuntansi BPPKAD Kabupaten Magelang, Ibu Nur Chalifah, SE., MM., beserta jajaran struktural, bertempat di Ruang Rapat BPPKAD Kabupaten Magelang.
Dalam kesempatan tersebut, BPPKAD Kabupaten Magelang memaparkan perjalanan penggunaan aplikasi keuangan daerah. Sebelum tahun 2015 digunakan SIPKD USADI, kemudian periode 2015–2020 beralih ke SIMDA, tahun 2021 mulai memanfaatkan SIPD untuk perencanaan dan penganggaran namun penatausahaan masih dengan SIPKD USADI, dan sejak 2022 seluruh proses mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan hingga akuntansi dan pelaporan (Aklap) telah sepenuhnya menggunakan SIPD.
Melalui pemaparan ini, BPKPAD Purworejo mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan sekaligus solusi yang telah diterapkan Pemkab Magelang, terutama terkait kendala teknis dalam penginputan data di aplikasi SIPD. Studi tiru ini diharapkan dapat menjadi bekal penting agar penyusunan LKPD Tahun 2025 di Kabupaten Purworejo berjalan lebih lancar dan dapat diserahkan tepat waktu kepada BPK.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen BPKPAD Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah dengan sistem yang terintegrasi, akuntabel, dan sesuai standar nasional, sehingga mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
.png)


