▴Hakordia▴
- ASN Peduli Guyub Rukun Salurkan Beras untuk Warga Purworejo
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS kepada Seluruh Karyawan
- BPKPAD dan DPPPAPMD Gelar “Taksiku” di Kecamatan Kemiri untuk Percepatan Pencairan Dana Transfer Desa
- Sinergi Pelayanan Publik, Pemkab Purworejo Resmi Hibahkan Tanah untuk Kantor Imigrasi
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakorwil & Katalis P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah
- BPKPAD Lakukan Pemantauan dan Pengawasan Transaksi Non Tunai Retribusi Pasar melalui QRIS
BPKPAD Purworejo Studi Tiru Persiapan Penyusunan LKPD Melalui Aplikasi SIPD ke Kabupaten Magelang

Magelang, 17 September 2025 – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan studi tiru ke BPPKAD Kabupaten Magelang dalam rangka persiapan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 melalui aplikasi SIPD.
Rombongan BPKPAD Purworejo terdiri dari Bidang Akuntansi dan Pelaporan Daerah, Bidang Pendapatan Daerah, serta Bidang Anggaran. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kabid Akuntansi BPPKAD Kabupaten Magelang, Ibu Nur Chalifah, SE., MM., beserta jajaran struktural, bertempat di Ruang Rapat BPPKAD Kabupaten Magelang.
Dalam kesempatan tersebut, BPPKAD Kabupaten Magelang memaparkan perjalanan penggunaan aplikasi keuangan daerah. Sebelum tahun 2015 digunakan SIPKD USADI, kemudian periode 2015–2020 beralih ke SIMDA, tahun 2021 mulai memanfaatkan SIPD untuk perencanaan dan penganggaran namun penatausahaan masih dengan SIPKD USADI, dan sejak 2022 seluruh proses mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan hingga akuntansi dan pelaporan (Aklap) telah sepenuhnya menggunakan SIPD.
Melalui pemaparan ini, BPKPAD Purworejo mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan sekaligus solusi yang telah diterapkan Pemkab Magelang, terutama terkait kendala teknis dalam penginputan data di aplikasi SIPD. Studi tiru ini diharapkan dapat menjadi bekal penting agar penyusunan LKPD Tahun 2025 di Kabupaten Purworejo berjalan lebih lancar dan dapat diserahkan tepat waktu kepada BPK.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen BPKPAD Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah dengan sistem yang terintegrasi, akuntabel, dan sesuai standar nasional, sehingga mampu memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
.png)


