- BPKPAD mengajukan Keputusan Bupati Purworejo mengenai Penetapan Rekening Penampungan Dana Pelaksanaan Kegiatan Penemuan Kasus Tuberkulosis Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis melalui Swakelola Tipe II d
- BPKPAD Purworejo Hadiri Diseminasi Pedoman MCSP-RBS 2026
- BPKPAD Purworejo Ikuti Diseminasi MCSP-RBS KPK 2026
- BPKPAD Buka Loket Pelayanan Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- Intensifikasi PBB dan Pembukaan Loket Pembayaran di Kecamatan Pituruh
- BPKPAD Ikuti Program ANRI Melayani, Bahas Fitur Terbaru Aplikasi SRIKANDI Versi 3.1
- BPKPAD Purworejo Tinjau Kondisi Sumur JIAT di Sejumlah Wilayah
- BPKPAD Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Administrator VPSO PKB Tingkat Kecamatan
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
BPKPAD Purworejo Ikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut LHP BPK RI

Semarang – Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan rapat koordinasi tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh perwakilan BPKPAD Kabupaten Purworejo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Inspektorat Daerah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh rekomendasi yang tertuang dalam LHP BPK RI dapat ditindaklanjuti secara tepat, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek teknis terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan, termasuk langkah-langkah perbaikan administrasi yang perlu dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah. Pembahasan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyelesaian tindak lanjut serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meminimalkan terjadinya temuan berulang pada pemeriksaan BPK RI di masa mendatang.
.png)


