▴Hakordia▴
- Arsiparis BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Pembekalan Sertifikasi SDM Kearsipan Secara Daring
- BPKPAD Purworejo Ikuti Sosialisasi Penerapan Fitur Kinerja Harian pada Layanan e-Kinerja BKN
- ASN Peduli Guyub Rukun Salurkan Beras untuk Warga Purworejo
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Sosialisasikan Pembayaran PBB Menggunakan QRIS kepada Seluruh Karyawan
- BPKPAD dan DPPPAPMD Gelar “Taksiku” di Kecamatan Kemiri untuk Percepatan Pencairan Dana Transfer Desa
- Sinergi Pelayanan Publik, Pemkab Purworejo Resmi Hibahkan Tanah untuk Kantor Imigrasi
- BPKPAD Purworejo Hadiri Rakor TP2DD Jawa Tengah, Digitalisasi Transaksi Daerah Terus Diperkuat
- Apel Pagi BPKPAD Purworejo Tekankan Budaya Disiplin dan Integritas Kerja
- BPKPAD Purworejo Gelar Forum OPD dan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Gelar Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bagian Januari TA 2026
BPKPAD Purworejo Ikuti Advokasi Tematik SPM Pendidikan BBPMP Jawa Tengah 2025

Purworejo, 11 Desember 2025 – Dalam rangka meningkatkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Kegiatan Advokasi Tematik SPM Pendidikan bagi pemerintah daerah se-Jawa Tengah. Acara ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Kamis (11/12) mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.
Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo turut hadir sebagai pendamping Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, khususnya dalam aspek penguatan perencanaan anggaran dan sinkronisasi pembiayaan untuk mendukung pemenuhan layanan dasar pendidikan. Kehadiran BPKPAD menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses perencanaan dan penganggaran berbasis SPM dapat berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, BBPMP Jawa Tengah memaparkan perkembangan capaian SPM Pendidikan di berbagai kabupaten/kota, termasuk tantangan yang masih dihadapi daerah dalam memenuhi indikator layanan dasar pendidikan. Selain itu, disampaikan pula langkah strategis yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam penyusunan APBD 2025–2026, terutama terkait pembiayaan prioritas SPM.
BPKPAD Kabupaten Purworejo turut memberikan kontribusi dalam diskusi, di antaranya terkait integrasi data kebutuhan layanan dasar serta strategi pengalokasian anggaran yang tepat sasaran. Pendekatan ini dinilai penting mengingat SPM Pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam peningkatan mutu layanan publik.
Melalui kegiatan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mempercepat pemenuhan SPM Pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
.png)


