- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Upacara Peringatan HUT Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Tahun 2026
- Persiapan High Level Meeting (HLM) TP2DD Kabupaten Purworejo Bahas Strategi Percepatan Digitalisasi Transaksi Daerah
- Monitoring Samsat Budiman di BUMDes Cokroyasan dan penawaran kemitraan Samsat Budiman di KDKMP Desa Bragolan
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Raperda dan Raperkada Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Laksanakan Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bulan Mei TA 2026
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Kearsipan Bahas Pengelolaan Arsip dan Implementasi SRIKANDI
- Apel Pagi BPKPAD Kabupaten Purworejo Tekankan Disiplin Kinerja dan Integritas ASN
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti FGD Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2026
- BPKPAD Gelar Koordinasi Penginputan Data Pertanggungjawaban APBD TA 2025
- Gadis Pantura Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Kalangan ASN
BPKPAD Purworejo Ikuti Advokasi Tematik SPM Pendidikan BBPMP Jawa Tengah 2025

Purworejo, 11 Desember 2025 – Dalam rangka meningkatkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Kegiatan Advokasi Tematik SPM Pendidikan bagi pemerintah daerah se-Jawa Tengah. Acara ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Kamis (11/12) mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.
Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo turut hadir sebagai pendamping Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, khususnya dalam aspek penguatan perencanaan anggaran dan sinkronisasi pembiayaan untuk mendukung pemenuhan layanan dasar pendidikan. Kehadiran BPKPAD menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses perencanaan dan penganggaran berbasis SPM dapat berjalan efektif dan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, BBPMP Jawa Tengah memaparkan perkembangan capaian SPM Pendidikan di berbagai kabupaten/kota, termasuk tantangan yang masih dihadapi daerah dalam memenuhi indikator layanan dasar pendidikan. Selain itu, disampaikan pula langkah strategis yang dapat diterapkan pemerintah daerah dalam penyusunan APBD 2025–2026, terutama terkait pembiayaan prioritas SPM.
BPKPAD Kabupaten Purworejo turut memberikan kontribusi dalam diskusi, di antaranya terkait integrasi data kebutuhan layanan dasar serta strategi pengalokasian anggaran yang tepat sasaran. Pendekatan ini dinilai penting mengingat SPM Pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam peningkatan mutu layanan publik.
Melalui kegiatan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mempercepat pemenuhan SPM Pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
.png)


