- BPKPAD BERSAMA DINKOMINFOSTASANDI KABUPATEN PURWOREJO GELAR SOSIALISASI PROGRAM SP2D PAPERLESS.
- BPKPAD melaksanakan Koordinasi Penertiban Administrasi dan Sertifikasi BMD di SMK Negeri 6 Purworejo
- BPKPAD Ikuti Sosialisasi RKPD Kabupaten Purworejo Tahun 2027
- BPKPAD Purworejo Ikuti Workshop Mengenali Potensi Risiko Keamanan Siber
- BPKPAD Purworejo Ikuti Bimtek Pendaftaran AKT 1% ASN dan Sosialisasi SP2D Paperless
- Local Government Advisory (LGA) Triwulan III Kabupaten Purworejo
- BPKPAD Terima Berkas Permohonan Pencairan Bankeu Sarpras Desa dari DPPPAPMD
- Sinergi BPKPAD, Dinkominfostasandi, dan Bank Jateng Dorong Modernisasi Keuangan Daerah Lewat SP2D Paperless
- BPKPAD Purworejo Ikuti Rekonsiliasi dan Konfirmasi Data Realisasi Tambahan DAU Tahun 2025 Secara Daring
- BPKPAD Purworejo Gelar Rakor Evaluasi Penunjukan PPTK
BPKPAD BERSAMA DINKOMINFOSTASANDI KABUPATEN PURWOREJO GELAR SOSIALISASI PROGRAM SP2D PAPERLESS.

Bertempat di Teras Kota Caffe Wates Yogyakarta pada hari Jumat, 4 Agustus 2026 dimulai jam 13.00 WIB telah dilaksanakan Sosialisasi Rencana Penerapan SP2D Paperless yang dihadiri oleh semua Pengelola Gaji dan Bendahara Pengeluaran dari semua Perangkat Daerah Se Kabupaten Purworejo.
Acara yang menghadirkan narasumber dari Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo ini bertujuan untuk mengenalkan Aplikasi SP2D Paperless yang akan segera diterapkan di Kabupaten Purworejo.
Aplikasi SP2D Paperless ini merupakan proses digitalisasi proses pencairan belanja keuangan APBD dari mulai pembuatan SPP, pengajuan SPM dan penerbitan SP2D berbasis SIPD yang selama ini dokumen harus dicetak dan dikirimkan langsung ke BPKPAD.
Nantinya proses semuanya akan dilakukan secara digital dan realtime. Prosesnya bisa dilaksanakan dimana saja, kapan saja dan dapat dipantau progresnya setiap saat.
Kepala BPKPAD dalam sambutannya menyambut baik adanya terobosan ini dan berterimakasih sekali kepada Dinkominfostasandi yang telah menyiapkan aplikasi berikut fasilitas jaringannya nanti.
Kedepan diharapkan dengan diterapkannya Aplikasi SP2D Paperless ini selain akan menghemat belanja cetak, ATK dan perjalanan dinas, juga bisa lebih efisien, akuntabel dan transparan dalam proses pencairan belanja APBD.
Pada akhirnya Kepala BPKPAD sangat berharap agar SP2D Paperless dapat segera diimplementasikan sehingga proses pencairan yang selama ini sudah berjalan baik akan lebih baik lagi.
.png)


