- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
- Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bulan Juli Tahun Anggaran 2026
- BPKPAD Ikuti Apel Pagi Gabungan dan Penyerahan Hadiah Fun Games HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026
- REKONSILIASI BENDA BERHARGA/KARCIS BULAN JUNI 2026
- BPKPAD PURWOREJO DAN BANK JATENG LAKUKAN PENYEMPURNAAN INTEGRASI BILLING CENTER UNTUK PEMBAYARAN RETRIBUSI DAERAH
- APEL PAGI ASN BPKPAD, INGATKAN PENTINGNYA MENOLAK GRATIFIKASI DAN MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA
- rapat koordinasi terkait integrasi e-BLUD antara BPKPAD, Dinas Kesehatan, Bank Jateng Cabang Purworejo, Bank Jateng Kantor Pusat, dan LPPSP
- Pemkab Purworejo Tinjau Lokasi Rencana Investasi PT Slameticon Digital Valley
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT Makanan dan/atau Minuman Serta Kemudahan Pembayaran Melalui QRIS
RAPAT PEMAPARAN HASIL PENILAIAN TANAH UNTUK PENYERTAAN MODAL GRHA HUSADA MEDIKA

Senin, 11 Mei 2026 bertempat di Ruang VIP BPKPAD Kabupaten Purworejo telah dilaksanakan rapat terkait pemaparan hasil penilaian tanah yang akan digunakan sebagai penyertaan modal Grha Husada Medika. Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Grha Husada Medika, KJPP Pung’s Zulkarnain dan Rekan Cabang Yogyakarta, Bagian Perekonomian Sekda Purworejo, Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, DINKUKMP, Bapperida Kabupaten Purworejo, Inspektorat Kabupaten Purworejo, Bidang PBMD BPKPAD Kabupaten Purworejo, serta Bidang Akuntansi BPKPAD Kabupaten Purworejo.
Dalam rapat tersebut, pihak KJPP Pung’s Zulkarnain dan Rekan Cabang Yogyakarta memaparkan hasil penilaian tahap pertama terhadap tanah milik DINKUKM Nomor 22 Purworejo yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman. Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan pasar dengan menggunakan tiga objek pembanding.
Adapun tahapan dalam proses penilaian meliputi pengumpulan data objek dan data pembanding, verifikasi dan pengolahan data, penyesuaian nilai, hingga rekonsiliasi dan penarikan kesimpulan nilai akhir.
Pada sesi diskusi, beberapa peserta rapat memberikan masukan agar objek pembanding yang digunakan dapat dipilih dari lokasi yang lebih dekat dengan objek penilaian atau berada pada ruas jalan yang sama, sehingga nilai yang dihasilkan tidak terlalu jauh dan dapat lebih merepresentasikan kondisi objek yang dinilai.
Menanggapi hal tersebut, pihak penilai menjelaskan bahwa terdapat beberapa kendala dalam penggunaan objek pembanding di wilayah yang sama, di antaranya adanya nilai yang dianggap bias serta sumber informasi harga yang sebagian besar hanya diperoleh dari penyampaian mulut ke mulut sehingga sulit dipastikan keabsahannya dan tidak mudah untuk diverifikasi.
Sebelum dilaksanakannya pemaparan hasil penilaian tahap kedua yang direncanakan pada minggu depan, pihak BPKPAD akan membantu dalam memperoleh informasi terkait objek pembanding yang lokasinya dekat dengan objek penilaian.
.png)


