Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT Makanan dan/atau Minuman Serta Kemudahan Pembayaran Melalui QRIS

By Administrator 29 Jul 2026, 10:45:41 WIB Kegiatan
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT Makanan dan/atau Minuman Serta Kemudahan Pembayaran Melalui QRIS

PURWOREJO — Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT atas Makanan dan/atau Minuman pada Rabu dan Kamis, 1–2 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Laboratorium Komputer Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo ini dinarasumberi Kepala Bidang Pajak Daerah Toni Hartadi, S.E., M.Ak. dan turut menghadirkan narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan bimbingan teknis tersebut diikuti oleh para Bendahara BOS dari sekolah SMA Sederajat yang ada di Kabupaten Purworejo.


Kepala Bidang Pajak Daerah Toni Hartadi, S.E., M.Ak. menyampaikan Acara ini diselenggarakan dalam rangka memberikan pemahaman tentang penarikan PBJT (Pajak Barang Jasa Tertentu) atas Makanan dan/atau Minuman pada sekolah SMA Sederajat. Langkah ini diambil mengingat pengadaan jasa boga/katering yang bersumber dari Dana BOS perlu diselaraskan dengan tata kelola perpajakan daerah agar tertib administrasi dan akuntabel.


Poin Utama Kegiatan:

- Edukasi Regulasi PBJT: Memberikan pemahaman menyeluruh mengenai kewajiban pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas makanan dan/atau minuman sebesar 10% sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022 dan Perda Kabupaten Purworejo Nomor 11 Tahun 2023.

- Praktik Aplikasi SIMPATDA: Seluruh peserta diajarkan langkah teknis penginputan SPTPD hingga pencetakan kode bayar melalui aplikasi SIMPATDA.

- Implementasi Pembayaran Non-Tunai: Mendorong percepatan digitalisasi daerah (P2DD) melalui transaksi pembayaran Pajak Daerah secara non-tunai, salah satunya menggunakan QRIS.

Melalui sinergi antara BPKPAD, sekolah SMA Sederajat, dan penyedia Jasa Katering, diharapkan tata pengelolaan Dana BOS di Kabupaten Purworejo makin transparan sekaligus berkontribusi nyata dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).