Breaking News
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
- Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bulan Juli Tahun Anggaran 2026
- BPKPAD Ikuti Apel Pagi Gabungan dan Penyerahan Hadiah Fun Games HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026
- REKONSILIASI BENDA BERHARGA/KARCIS BULAN JUNI 2026
- BPKPAD PURWOREJO DAN BANK JATENG LAKUKAN PENYEMPURNAAN INTEGRASI BILLING CENTER UNTUK PEMBAYARAN RETRIBUSI DAERAH
- APEL PAGI ASN BPKPAD, INGATKAN PENTINGNYA MENOLAK GRATIFIKASI DAN MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA
- rapat koordinasi terkait integrasi e-BLUD antara BPKPAD, Dinas Kesehatan, Bank Jateng Cabang Purworejo, Bank Jateng Kantor Pusat, dan LPPSP
- Pemkab Purworejo Tinjau Lokasi Rencana Investasi PT Slameticon Digital Valley
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT Makanan dan/atau Minuman Serta Kemudahan Pembayaran Melalui QRIS
Purworejo Optimalkan Digitalisasi Daerah, Bupati Dorong Perluasan QRIS dan KKI di 2026

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus memacu transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Hal ini ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) dan audiensi terkait Optimalisasi QRIS Penerimaan dan Belanja Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Purworejo, Senin (04/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) didampingi Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah memaparkan laporan realisasi Transaksi Non Tunai (TNT). Data menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025 hingga Triwulan I tahun 2026.
Fokus Rencana Kerja 2026
Untuk memperkuat ekosistem digital, Pemkab Purworejo telah menyusun langkah strategis, di antaranya:
- Perluasan Sosialisasi: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat transaksi non tunai.
- Literasi QRIS: Mengedukasi warga agar lebih masif menggunakan QRIS dalam berbagai pembayaran retribusi dan pajak daerah.
- Optimalisasi KKI: Mendorong penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam pelaksanaan belanja APBD agar lebih transparan dan akuntabel.
Arahan Bupati Purworejo
Bupati Purworejo memberikan arahan khusus agar seluruh jajaran fokus pada dua pilar utama digitalisasi. Pertama, memperkuat literasi masyarakat terhadap penggunaan QRIS pada sisi penerimaan daerah guna mempermudah akses layanan publik.
Kedua, Bupati menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah. Beliau meminta penggunaan KKI dalam pelaksanaan APBD dioptimalkan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
???? Target Utama: Mewujudkan tata kelola keuangan Kabupaten Purworejo yang lebih modern, transparan, dan efisien melalui integrasi teknologi digital yang menyeluruh.
.png)


