Breaking News
- Pemkab Purworejo Ikuti Refreshment ETPD Semester I Tahun 2026 untuk Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah
- PARTISIPASI BPKPAD DALAM ACARA PURWORIDEJO#4 \\\"NO DRUG JUST RIDING\\\" TAHUN 2026
- Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026
- Dekatkan Pelayanan, BPKPAD Purworejo Buka Loket Pembayaran dan Intensifikasi PBB di Desa Wirun
- Optimalkan Pendapatan Daerah, BPKPAD Purworejo Gelar Intensifikasi PBB di Desa Patutrejo
- Ikuti Upacara Harganas ke-33, Delegasi BPKPAD Purworejo Dukung Kampanye \\\"Ayah Wajib Hadir\\\"
- BPKPAD Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan TA 2025
- BPKPAD ikuti Sosialisasi Kepmendagri No. 900.1-861 Tahun 2026
- BPKPAd ikuti Bimbingan Teknis Fitur PERDANA
- Koordinasi Lanjutan Pemilihan Mitra KSP Hotel Ganesha
Purworejo Optimalkan Digitalisasi Daerah, Bupati Dorong Perluasan QRIS dan KKI di 2026

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus memacu transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Hal ini ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) dan audiensi terkait Optimalisasi QRIS Penerimaan dan Belanja Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Purworejo, Senin (04/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) didampingi Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah memaparkan laporan realisasi Transaksi Non Tunai (TNT). Data menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025 hingga Triwulan I tahun 2026.
Fokus Rencana Kerja 2026
Untuk memperkuat ekosistem digital, Pemkab Purworejo telah menyusun langkah strategis, di antaranya:
- Perluasan Sosialisasi: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat transaksi non tunai.
- Literasi QRIS: Mengedukasi warga agar lebih masif menggunakan QRIS dalam berbagai pembayaran retribusi dan pajak daerah.
- Optimalisasi KKI: Mendorong penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam pelaksanaan belanja APBD agar lebih transparan dan akuntabel.
Arahan Bupati Purworejo
Bupati Purworejo memberikan arahan khusus agar seluruh jajaran fokus pada dua pilar utama digitalisasi. Pertama, memperkuat literasi masyarakat terhadap penggunaan QRIS pada sisi penerimaan daerah guna mempermudah akses layanan publik.
Kedua, Bupati menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah. Beliau meminta penggunaan KKI dalam pelaksanaan APBD dioptimalkan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
???? Target Utama: Mewujudkan tata kelola keuangan Kabupaten Purworejo yang lebih modern, transparan, dan efisien melalui integrasi teknologi digital yang menyeluruh.
.png)


