Optimalkan Pendapatan Daerah, BPKPAD Purworejo Gelar Intensifikasi PBB di Desa Patutrejo

By Administrator 29 Jun 2026, 11:20:37 WIB Kegiatan
Optimalkan Pendapatan Daerah, BPKPAD Purworejo Gelar Intensifikasi PBB di Desa Patutrejo

Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo terus bergerak aktif dalam mengoptimalkan penerimaan sektor pajak. Pada Senin (29/06/2026), tim BPKPAD melaksanakan kegiatan monitoring dan intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag.

Kegiatan ini diprioritaskan untuk memantau langsung tingkat kepatuhan para wajib pajak di tingkat desa, sekaligus memastikan proses pemungutan pajak berjalan dengan lancar.

Serap Aspirasi dan Kendala SPPT di Lapangan

Selain berfungsi sebagai instrumen pengawasan, kehadiran tim BPKPAD di Desa Patutrejo juga bertujuan untuk menjemput informasi dan mendengarkan langsung aspirasi dari pemerintah desa maupun warga setempat. Melalui forum ini, BPKPAD membuka ruang diskusi terkait berbagai hambatan yang sering dihadapi di lapangan, mulai dari kendala teknis penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) hingga sinkronisasi data objek pajak.

Langkah jemput bola ini diharapkan dapat memberikan solusi cepat atas permasalahan PBB administrasi maupun teknis yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat atau perangkat desa pengelola pajak.

Dongkrak PAD demi Pembangunan Daerah

Melalui intensifikasi yang konsisten, BPKPAD Kabupaten Purworejo berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya dapat terus meningkat.

Mengingat sektor Pajak Daerah merupakan salah satu penyokong utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi penerimaan PBB ini menjadi sangat krusial guna memastikan keberlanjutan berbagai program pembangunan infrastruktur dan pemenuhan layanan publik di Kabupaten Purworejo.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara BPKPAD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kesadaran tinggi dari wajib pajak, target penerimaan daerah di tahun 2026 ini diharapkan dapat terealisasi secara maksimal.