- Optimalkan Pendapatan Daerah, BPKPAD Purworejo Gelar Intensifikasi PBB di Desa Patutrejo
- Ikuti Upacara Harganas ke-33, Delegasi BPKPAD Purworejo Dukung Kampanye \\\"Ayah Wajib Hadir\\\"
- BPKPAD Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan TA 2025
- BPKPAD ikuti Sosialisasi Kepmendagri No. 900.1-861 Tahun 2026
- BPKPAd ikuti Bimbingan Teknis Fitur PERDANA
- Koordinasi Lanjutan Pemilihan Mitra KSP Hotel Ganesha
- BPKPAD Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Manajerial dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkab Purworejo
- BPKPAD Ikuti Desk Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026
- BPKPAD Purworejo Ikuti Pendampingan Konsolidasi Data SKM Online Lingkup Pemerintah Daerah
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Sosialisasi Pelaksanaan QRIS Jelajah Indonesia (QJI) Jawa Tengah 2026
Ikuti Upacara Harganas ke-33, Delegasi BPKPAD Purworejo Dukung Kampanye \\\"Ayah Wajib Hadir\\\"

PURWOREJO – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo turut berpartisipasi aktif dalam Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Purworejo, Senin (29/06/2026).
Dalam upacara khidmat tersebut, BPKPAD menugaskan 10 orang perwakilan karyawan dan karyawati untuk bergabung bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah dan perwakilan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Tahun ini, Peringatan Harganas mengusung tema nasional yang cukup mendalam, yaitu "Ayah Wajib Hadir". Tema ini diangkat sebagai respons konkret untuk mengatasi fenomena fatherless (minimnya keterlibatan ayah) di Indonesia, sekaligus mendorong para ayah agar terlibat aktif baik secara fisik maupun emosional dalam pengasuhan anak demi memperkuat ketahanan keluarga.
Kehadiran Emosional dan Peran Ayah dalam Penurunan Stunting
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., dalam amanatnya menegaskan bahwa sosok ayah memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter, penanaman nilai moral, serta tumbuh kembang anak yang optimal.
"Kehadiran ayah bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara emosional, menjadi teladan, pendamping, pelindung, dan sumber motivasi bagi anak-anaknya," ujar dr. Tolkha.
Lebih lanjut, beliau juga menggarisbawahi bahwa keterlibatan aktif seorang ayah dalam keluarga berkontribusi besar terhadap program percepatan penurunan stunting. Keterlibatan tersebut mencakup perhatian pada pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta penciptaan lingkungan rumah tangga yang sehat dan harmonis.
Fondasi Menuju Purworejo Berseri
Di akhir arahannya, Plh Sekda mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk menyelaraskan momentum ini dengan semangat Purworejo Berseri. Keluarga yang harmonis dan berkualitas diyakini menjadi fondasi utama bagi terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Keikutsertaan 10 perwakilan dari BPKPAD Kabupaten Purworejo ini merupakan wujud komitmen dan dukungan nyata dari lingkungan pengelola keuangan daerah terhadap program-program penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan sosial yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo
.png)


