- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
- Rekonsiliasi Pendapatan Daerah Bulan Juli Tahun Anggaran 2026
- BPKPAD Ikuti Apel Pagi Gabungan dan Penyerahan Hadiah Fun Games HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun 2026
- REKONSILIASI BENDA BERHARGA/KARCIS BULAN JUNI 2026
- BPKPAD PURWOREJO DAN BANK JATENG LAKUKAN PENYEMPURNAAN INTEGRASI BILLING CENTER UNTUK PEMBAYARAN RETRIBUSI DAERAH
- APEL PAGI ASN BPKPAD, INGATKAN PENTINGNYA MENOLAK GRATIFIKASI DAN MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA
- rapat koordinasi terkait integrasi e-BLUD antara BPKPAD, Dinas Kesehatan, Bank Jateng Cabang Purworejo, Bank Jateng Kantor Pusat, dan LPPSP
- Pemkab Purworejo Tinjau Lokasi Rencana Investasi PT Slameticon Digital Valley
- Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PBJT Makanan dan/atau Minuman Serta Kemudahan Pembayaran Melalui QRIS
Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Selasa, 14 April 2026

Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Otonom Sekretariat Daerah (Sekda).
Rapat evaluasi ini dipimpin oleh Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo, Hadi Sadsila, S.P., M.M., serta dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja penerimaan daerah.
Dalam evaluasi tersebut, dipaparkan realisasi pendapatan yang telah dicapai hingga triwulan I tahun 2026 dan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan. Pemaparan ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
OPD yang belum mencapai target pendapatan diminta untuk menyampaikan alasan serta kendala yang dihadapi selama pelaksanaan, baik yang bersifat teknis, regulatif, maupun akibat faktor eksternal lainnya. Selain itu, masing-masing OPD juga memaparkan strategi dan langkah konkret yang akan dilakukan untuk meningkatkan capaian pendapatan.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah melalui inovasi, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan koordinasi antar perangkat daerah.
Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan imbauan kepada seluruh OPD untuk mendukung dan mengoptimalkan transaksi non-tunai menggunakan QRIS sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem pembayaran serta peningkatan transparansi pendapatan daerah.
.png)


