BPKPAD Purworejo Tinjau Kondisi Sumur JIAT di Sejumlah Wilayah

By Administrator 20 Agu 2026, 09:16:51 WIB Kegiatan
BPKPAD Purworejo Tinjau Kondisi Sumur JIAT di Sejumlah Wilayah

Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo melaksanakan tinjauan lapangan terhadap hasil pembangunan sumur bor untuk Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di sejumlah wilayah Kabupaten Purworejo pada 12–14 Agustus 2026.


Tinjauan lapangan dilakukan untuk mengetahui kondisi, fungsi, debit air, serta kesiapan pemanfaatan sumur JIAT oleh pemerintah desa dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pengecekan langsung terhadap sejumlah sumur JIAT yang tersebar di beberapa desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Purworejo.

Berdasarkan hasil tinjauan, secara umum sumur JIAT yang diperiksa berfungsi dengan baik dengan debit air yang bervariasi. Sebagian besar sumur telah dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian, khususnya pada Musim Tanam (MT) 3. Sejumlah pemerintah desa juga menyatakan kesiapan untuk menerima hibah sumur JIAT.

Dalam pelaksanaannya, tim dari Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (PBMD) BPKPAD juga mengidentifikasi beberapa kondisi yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut. Di antaranya, terdapat lokasi yang mengalami penurunan debit air setelah beberapa jam pengoperasian serta perlunya pengujian kualitas air di Desa Banjarsari karena dikhawatirkan mengandung garam atau bersifat payau. Sementara di Desa Bagelen, sumur memiliki kedalaman 60 meter dengan pengoperasian pompa yang disesuaikan dengan kondisi debit air.

Pada 14 Agustus 2026, pengecekan dilanjutkan di Desa Candi, Desa Tunjungan, dan Desa Wingko Sanggrahan. Hasil pengecekan menunjukkan sumur JIAT di ketiga lokasi tersebut berfungsi dengan baik dan telah dimanfaatkan untuk mendukung MT 3, khususnya tanaman padi. Desa Candi dan Desa Wingko Sanggrahan juga menyatakan kesiapan untuk menerima hibah sumur JIAT.

Secara keseluruhan, hasil tinjauan menunjukkan bahwa keberadaan sumur JIAT memberikan manfaat dalam mendukung ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Purworejo. Terhadap lokasi yang masih memiliki kendala, diperlukan tindak lanjut berupa pembahasan dan pengujian lebih lanjut bersama pemerintah desa dan masyarakat agar pemanfaatan sumur JIAT dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.