- BPKPAD mengajukan Keputusan Bupati Purworejo mengenai Penetapan Rekening Penampungan Dana Pelaksanaan Kegiatan Penemuan Kasus Tuberkulosis Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis melalui Swakelola Tipe II d
- BPKPAD Purworejo Hadiri Diseminasi Pedoman MCSP-RBS 2026
- BPKPAD Purworejo Ikuti Diseminasi MCSP-RBS KPK 2026
- BPKPAD Buka Loket Pelayanan Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- Intensifikasi PBB dan Pembukaan Loket Pembayaran di Kecamatan Pituruh
- BPKPAD Ikuti Program ANRI Melayani, Bahas Fitur Terbaru Aplikasi SRIKANDI Versi 3.1
- BPKPAD Purworejo Tinjau Kondisi Sumur JIAT di Sejumlah Wilayah
- BPKPAD Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah di Pituruh Expo 2026
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Gelar Rakor Administrator VPSO PKB Tingkat Kecamatan
- BPKPAD Kabupaten Purworejo Ikuti Technical Meeting Parade Kreatif 2026
BPKPAD Purworejo Siap Berikan Penyertaan Modal kepada Perumda Tirta Perwitasari

Purworejo – Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membersamai pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju arah yang lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan rencana penyertaan modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Perwitasari.
Sebagai bagian dari tahapan tersebut, BPKPAD Kabupaten Purworejo menggelar rapat kecukupan dan kelengkapan penyertaan modal yang dilaksanakan di Ruang Perbendaharaan BPKPAD Kabupaten Purworejo pada Selasa (16/12/2025).
Penyertaan modal ini merupakan langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendukung penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya dalam pelayanan penyediaan air bersih sekaligus mendorong pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Melalui peningkatan sinergi dan pemahaman antara pemerintah daerah dan BUMD, BPKPAD Kabupaten Purworejo optimistis kebijakan penyertaan modal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja Perumda Tirta Perwitasari. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan fiskal di masa mendatang.
.png)


